Sementara fraksi yang digawangi anaknya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas tidak menolak saat pengambilan keputusan di rapat paripurna.
Namun begitu, Ketua Harian Dewan Pembina Partai Demokrat, E.E Mangindaan menegaskan bahwa tidak ada perbedaan sikap antara fraksi dan Partai Demokrat.
Ia mengatakan bahwa sikap fraksi belum memutuskan apakah akan mendukung atau menolak UP2DP, mengingat paripurna kemarin baru sebatas mengesahkan peraturan UP2DP.
"Sikap kami belum mengatakan
yes atau
no. Karena kemarin kan baru membahas sebatas peraturan. Kami mau mendengar dulu bagaimana nanti mekanismenya bagaimana, teknisnya bagaimana, baru akan kami putuskan," ujar Mangindaan saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Rabu, 24/6).
Wakil ketua MPR ini memastikan bahwa Demokrat secara tegas akan menolak jika nanti UP2DP dilakukan dengan cara memberikan uang tunai kepada tiap anggota dewan sebesar Rp 20 miliar.
"Tapi kalau nantinya akan diberikan langsung ke anggota kami dengan tegas menolak. Pak SBY sudah menolak ide itu saat jadi presiden," lanjutnya.
Mangindaan juga memastikan bahwa sikap Fraksi Demokrat tetap dalam kendali DPP Demokrat. Fraksi, lanjutnya, masih memantau perkembangan teknis dan mekanisme program dana aspirasi.
"Kami tegas menolak jika tak sesuai dengan lima arahan pak SB,. tapi kami tunggu bagaimana perkembangannya nanti," ungkapnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: