
Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dituntaskan seorang kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Seperti ancaman terhadap alat-alat intelijen negara, ancaman yang bersifat global, berkoordinasi dengan alat intelijen yang dimiliki Polri dan Kejaksaan, serta berkolaborasi dengan alat-alar negara yang berkaitan dengan kedaulatan negara.
Demikian disampaikan mantan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso dalam diskusi di Pressroom‎ DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 17/6).
Politisi Golkar ini menilai bahwa Sutiyoso yang ditunjuk sebagai calon kepala BIN memiliki reputasi dan kecakapan menyelesaikan pekerjaan rumah BIN itu.
"Bang Yos punya kecakapan dan reputasi itu," ujarnya.
Menurutnya, yang perlu dilakukan mantan gubernur DKI itu hanya menjelaskan mengenai faktor usianya yang sudah 70 tahun. Usia ini 10 tahun lebih tua ketimbang kepala BIN yang akan digantinya, yaitu Marciano Norman.
"Selain itu Sutiyoso juga harus meninggalkan jabatan ketum partai. Kedua hal itu harus dijelaskan. Kalau tidak, maka akan menjadi duri dalam daging," tandasnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: