Yamin Mangkunegara Cocok Mengisi 'Ruang Politik' Jokowi-Megawati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 25 Februari 2015, 17:32 WIB
Yamin Mangkunegara Cocok Mengisi 'Ruang Politik' Jokowi-Megawati
Yamin Mangkunegara/net
rmol news logo Hubungan Presiden Joko Widodo dengan partainya, PDI Perjuangan akhir-akhir ini kurang harmonis. Jokowi 'berani' membatalkan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Padahal, Budi adalah orang dekat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dan pernah menjadi ajudan Megawati sewaktu menjabat peresiden.

Selain itu, Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon pernah meminta Presiden Jokowi mereshuffle tiga menteri bidang ekonomi karena keberadaan mereka di kabinet dapat membahayakan negara dengan menimbulkan mafia baru di bidang energi. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri ESDM Sudirman Said dan Menteri BUMN Rini Sumarno.

Mencermati dinamika ini, politisi PDIP Bethor Suryadi berpendapat, perlu ada sosok yang bisa mengisi 'ruang politik' antara Jokowi dengan Megawati.

"Berjaraknya antar Istana Jokowi dengan markas PDIP Teuku Umar Megawati, merupakan 'ruang politik' untuk menampilkan kader yang handal yang secara pribadi sosoknya dekat dengan Jokowi dan Megawati," ujar dia kepada redaksi, Rabu (25/2).

Jelas Bethor, figur yang cocok dan tepat mengisi 'ruang politik' antara Jokowi dengan Megawati adalah M. Yamin Mangkunegara. Ia adalah mantan anggota DPR dari Fraksi PDIP, dan mempunyai pergaulan yang dekat dengan politisi senior PDIP yang juga suami Megawati, alhamrhum Taufiq Kiemas.

"Walaupun bukan personel DPP, posisi Yamin ini dapat mencairkan Jokowi-Megawati sebelum partai berkongres. Yamin satu diantara sahabat Jokowi yang sering ke Istana via pintu khusus, begitu juga ke Teuku Umar," tandas Bethor. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA