Pasalnya, Jokowi telah memiliki Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang tugasnya memberi saran dan masukan sebelum membuat kebijakan.
"Mereka takut tidak dikenal oleh masyarakat makanya mereka selalu memberi masukan kepada media bukan kepada Presiden. Tim 9 Ini hanya numpang beken saja," ujar Sekjen Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) Bob Hasan dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (19/2).
Dia menilai, selama ini, Tim 9 dengan para anggotanya hanya memberi pernyataan di media massa. Tidak memberi saran langsung kepada Presiden Jokowi untuk perbaikan. Menurut Bob, Wantimpres yang jelas-jelas dibentuk berdasarkan Surat Keputusan memberikan nasehat dan pandangan langsung kepada Presiden.
"Apa dan maksud tujuan dari tim ilegal ini? Kami memandang tujuannya adalah menghancurkan konstitusi dan tatanan negara," jelasnya.
Contohnya, dia mengaku prihatin dengan rekomendasi yang disampaikan Tim 9 untuk Presiden Jokowi soal putusan praperadilan Komjen Budi Gunawan beberapa hari lalu.
"Tim 9 ilegal bilang tidak usah pedulikan putusan PN Jaksel dan Budi Gunawan tetap tidak boleh dilantik. Ini kan percobaan penghancuran terhadap NKRI," tegas Bob yang juga pengusaha nasional.
[wid]
BERITA TERKAIT: