Hal tersebut sebagaimana dikatakan politisi Hanura, Miryam S Haryani saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Kamis, 12/2).
"Saya kecewa sama Jokowi, pertama KPK-Polri nggak jelas, rakyat menunggu, rakyat kan nggak ngerti ributnya apa, apalagi nggak ada kejelasan," ujarnya.
Tidak hanya itu, kekecewaan terhadap pemerintahan Jokowi juga dirasakan Miryam saat mengetahui susunan anggaran yang diajukan pemerintah ke DPR. Menurutnya, anggaran yang diajukan pemerintah tidak pro rakyat. Anggaran tersebut justru lebih dipusatkan pada BUMN-BUMN.
"Kedua, saya kan di Banggar. Saat lihat nota keuangan pemerintah kok tidak pro rakyat. BUMN ditambah anggaran triliunan,
aya naon (ada apa) Jokowi ini? Katanya pro rakyat, tapi dia ajukan nota keuangan pemerintah ke DPR lebih condong tidak pro rakyat," tandas anggota DPR dapi Jabar VIII ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: