Menarik soal Berita BG Kantongi Kecurangan Jokowi di Pilpres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 12 Februari 2015, 02:42 WIB
Menarik soal Berita BG Kantongi Kecurangan Jokowi di Pilpres
foto:net
rmol news logo . Salah satu rekomendasi Tim Sembilan bentukan Presiden Jokowi adalah, tidak melantik calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan karena berstatus tersangka di KPK. Tim Sembilan juga memberikan masukan ke Presiden untuk mempertimbangkan kembali calon baru Kapolri agar institusi Polri segera dapat memiliki pimpinan yang definitif.

Lalu, kenapa hingga kini Presiden Jokowi belum melaksanakannya. Dosen ilmu politik UIN Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago alias Ipang menilai, dengan tidak dijalankannya rekomendasi tersebut, Jokowi di atas kertas telah ditaklukkan oleh BG.

"Saya kira BG punya kartu, sehingga Jokowi nggak tegas dan berani. Lebih cepat lebih baik. Kok Jokowi harus menunggu sidang praperadilan," kata Ipang kepada redaksi, Kamis (12/2).

Menurutnya, ini adalah fenomena yang langkah dan unik. Karena rokomendasi sudah keluar, dan sindirian  Istana agar BG legowo mundur dari pencalonan sudah disuarakan, namun BG tetap keukeuh.

"Menarik tentang berita miring yang berkembang bahwa BG mau buka kecurangan Jokowi dalam pilpres. Ini yang saya kira membuat kartu Jokowi mati," ujar Ipang menduga.

Tambah dia, publik pasti mendukung penuh itikad baik BG membuka pola kecurangan Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu.

"Harus dibongkar dan dibuktikan, apakah BG jujur atau bohong. DPR juga bisa memanggil BG dan meminta penjelasan untuk mengkonfirmasi semua tuduhan yang dilemparkannya," tandas peneliti politik IndoStrategi ini. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA