Dahnil Azhar Sarankan Jokowi Ikuti Hati Nurani

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 05 Februari 2015, 18:48 WIB
Dahnil Azhar Sarankan Jokowi Ikuti Hati Nurani
dahnil anzar simanjuntak/net
rmol news logo . Ketua Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak secara tegas menolak pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri, yang kini berstatus tersangka rekening gendut di KPK. Pasalnya, posisi Kapolri menentukan arah penegakan hukum di negara ini di masa mendatang.

"Ini kita sedang menguji komitmen penuntasan korupsi di zaman Joko Widodo. Kalau dilantik, masa depan pemberantasan korupsi hanya wacana," kata Dahnil saat diskusi 'Mencari Jalan Keluar Silang Sengkarut Pemilihan Kapolri' di Kantor YLBHI, Jakarta, Kamis (5/2)

Menurut Dahnil, Jokow harus cepat memutuskan untuk tidak melantik mantan ajudan Megawati Soakrnoputri itu. Pasalnya, awal kekisruhan pelantikan Budi Gunawan yang berbuntut pada memanasnya hubungan KPK dan Polri merupakan kesalahan Jokowi. Jokowi tak mempunyai kecermatan dalam memilih Budi Gunawan dan merekomdasikannya ke DPR RI.

"Ini diawali dari Jokowi yang tak cermat dan muncul konflik yang panjang dan kriminalisasi pimpinan KPK. Jokowi jangan lakukan kesalahan lagi, ini harus diselesaikan Jokowi sendiri," kata Dahnil.

Menurut Dahnil, Jokowi saat ini tak berani menyuarakan suara hati nuraninya karena banyaknya intervensi. Padahal soal kisruh KPK Polri ini tak sesuai dengan komitmen Jokowi untuk membentuk pemerintahan yang bersih dan komitmen terhadap penuntasan korupsi.

"Jadi tak usah lagi peduli sama Megawati dan Surya Paloh. Ikuti hati nurani. Kalau Jokowi meninggalkan komitmen memberantas korupsi dan tetap ikuti Mega dan Paloh dia batal wudhunya," demikian Dahnil. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA