Ketua Harian DPP PPP, Ibnu Hajar Dewantara mengatakan bahwa maskapai penerbangan harus memikirkan keselamatan penumpang dan kelayakan pesawat sebagai alat transportasi udara.
"Kami turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa AirAsia dan para korban meninggal. Maskapai penerbangan, tidak hanya AirAsia harus memperhatikan kelayakan armadanya (pesawat). Apakah itu layak terbang atau tidak?" ujar Ibnu saat dihubungi wartawan (Senin, 12/1).
"Kita sedih dan tidak bisa senang-senang di acara harlah ini, semua kembali kepada takdir Tuhan, kan semua sudah ditakdirkan," sambung dia.
Ibnu ikut menyoroti isu soal pihak asuransi tidak mau membayarkan hak para penumpang yang menjadi korban di AirAsia. Dia mengimbau agar pihak asuransi memberikan hak berupa pembayaran asuransi tersebut kepada keluarga korban.
"Itu haknya, kenapa tidak diberikan. Kalau tidak diberikan haram hukumnya secara islam. Penumpang kan sudah membayar tiket pesawat dan didalam tiket tersebut sudah termasuk asuransi, masa penumpang sudah memberikan kewajiban tidak menerima haknya," tutupnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: