Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Ini Saran Fahri Agar Pemerintah Tidak Dianggap Bohongi Rakyat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Rabu, 19 November 2014, 12:45 WIB
Ini Saran Fahri Agar Pemerintah Tidak Dianggap Bohongi Rakyat
fahri hamzah/net
rmol news logo Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menilai, pendapat pemerintah yang mengatakan selama ini subsidi bahan bakar minyak (BBM) "dibakar" sia-sia adalah pernyataan yang salah kaprah.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu terasa tidak adil bagi masyarakat.

Fahri mencontohkan, puluhan juta warga negara yang menerima subsidi BBM adalah pengguna motor.  Sebagian besar menggunakan motor untuk ke tempat kerja mencari penghasilan.

"Bayangkan saja beribu-ribu pengendara motor itu apa ada yang hanya berleha-leha," ujarnya saat ditemui di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11).

Selain itu kata Fahri, setiap hal kecil semisal dana yang dipungut negara dari rakyatnya harus jelas untuk kepentingan apa.

"Kalau Anda diminta uang parkir di pinggir jalan itu, sudah menjadi hak Anda menanyakan untuk apa uang tersebut," imbuhnya.

Fahri menyarankan keterbukaan pemerintah terhadap masyarakat. Pemerintah jangan malah berdalih uang subsidi BBM selama ini tidak bermanfaat untuk rakyat.

"Bilang saja, mohon maaf saya belum bisa ambil dari tempat lain, jadi ambil dari kantong rakyat. Itu lebih fair, dan rakyat akan merasa tidak dibohongi. Jadi cobalah terbuka dengan rakyat," ujarnya.

Fahri juga menilai mungkin saja ada orang-orang di balik Jokowi yang akhirnya membuat Jokowi pusing soal subsidi harga BBM.

"Kalau dulu dianggap ngomong lurus, sekarang agak muter-muter dia (Jokowi). Jangan-jangan ada orang yang mempengaruhi di balik dia, kasihan dong dia," ujarnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA