Rizal Ramli Sarankan Ganti Sudirman Said dengan Faisal Basri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Selasa, 18 November 2014, 15:19 WIB
Rizal Ramli Sarankan Ganti Sudirman Said dengan Faisal Basri
sudirman said/net
rmol news logo . Soal upaya pemberantasan mafia migas, langkah pemerintahan Joko Widodo mengangkat ekonom Faisal Basri menjadi Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas dianggap tidak cukup.

Mantan Menko Perekonomian RI, Rizal Ramli, mengatakan, janji membersihkan dunia migas nasional dari permainan mafia pernah disampaikan oleh Joko Widodo kala berkampanye di Pilpres 2014. Kenyataannya, ketika ia belum melakukan apapun terkait janjinya itu, Jokowi malah lebih dulu mencabut subsidi rakyat pada bahan bakar minyak (BBM).

"Ada sih tindakannya, mengangkat Faisal Basri. Tapi ini ecek-ecek saja, buang-buang waktu," kata Rizal saat wawancara live dengan salah satu televisi swasta dari kawasan Parlemen Senayan, Selasa siang (18/11).

Rizal mengaku mengapresiasi sosok Faisal Basri. Namun, dia memprediksi Faisal tak akan bisa berbuat banyak karena jabatannya cuma "ecek-ecek". Menurut dia, yang seharusnya dilakukan adalah mengganti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, dengan Faisal Basri.

"Ganti Menteri ESDM dengan Faisal Basri, pasti dia sikat mafia migas. Saya kasihan lihat saudara Faisal. Jabatannya tidak akan efektif karena Menteri ESDM Sudirman Said adalah mafia migas dan pandangannya neoliberal," tegasnya.

Menempatkan sosok Faisal Basri sebagai Menteri ESDM, kata Rizal, jauh lebih efektif daripada pemerintah membentuk komite-komite yang tidak jelas gunanya.  

"Jangan ikuti gaya SBY yang senang bikin tim-tim yang nggak jelas juntrungannya. Selain itu, segera bubarkan Petral dan beli langsung minyak mentah di luar negeri," lontar Rizal. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA