
. Mantan Ketua DPR, Marzuki Alie mengingatkan polisi tidak perlu berlebihan memperlakukan Muhammad Arsad alias Imen (24), buruh kipas sate yang ditangkap karena hina Presiden Jokowi. Apalagi tersangka sudah mengakui perbuatannya.
"Kalau memang mau fair, harusnya yang melakukan fitnah di internet harus diusut oleh pihak kepolisian, tidak hanya yang jelas namanya dan kalau menyangkut Jokowi saja," kata Marzuki kepada wartawan di Jakarta, kemarin (Kamis, 30/10).
Justru yang harus difokuskan, kata Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini, adalah akun-akun anonim yang menebar fitnah.
Polisi, sambung Marzuki, harus membongkar akun-akun palsu lainnya yang menebar fitnah di internet secara masif.
"Banyak orang difitnah melalui akun palsu tapi tidak pernah bisa diungkap kepolisian. Ini yang harusnya didahulukan diungkapkan. Pelaku fitnah yang tidak bertanggungjawab," pungkas dia seperti dikabarkan
JPNN.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: