"Terus terang kita prihatin, ini krisis kepemimpinan yang luar biasa. Pimpinan di DPR itu seharusnya bisa mewakili seluruh 560 anggota yang ada bukan mementingkan kelompoknya," kata politisi PDI Perjuangan Evita Nursanty (Rabu, 29/10).
Ia menilai, pimpinan DPR memiliki integritas seharusnya bisa mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi DPR, bukan dengan memaksakan kehendak.
"Saya atas nama pribadi dan sebagai anggota DPR meminta mereka merubah sikap. Sebagai pimpinan mereka bukan hanya mewakili Koalisi Merah Putih tapi seluruh anggota DPR. Tugas kita di DPR ini sangat berat, jika kisruh terus kapan kita memikirkan rakyat, bangsa dan negara ini," tegas Evita.
Evita merujuk kembali peristiwa rapat paripurna pembahasan alat kelengkapan dewan (AKD) yang berlangsung kemarin, termasuk upaya sepihak untuk menetapkan pimpinan AKD, sangat tidak pantas dilakukan.
"Pimpinan DPR harus bisa merepresentasikan kepentingan semua anggota. Pimpinan juga harus menghargai apa yang terjadi di internal partai dan jangan intervensi atas persoalan yang dihadapi fraksi lain," sambungnya.
Di sisi lain, Evita Nursanty juga mengimbau agar anggota DPR lainnya tetap berkepala dingin dan tidak mudah terpancing emosi menghadapi pimpinan DPR seperti itu.
"Saya mengimbau tetap kepala dingin, jangan terbawa emosi dalam menyikapi persoalan ini. Tapi sekali lagi, kepada pimpinan DPR itu saya mengimbau agar berubah. Carilah solusi untuk kebaikan bersama, bukan memaksakan kehendak," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: