"Adanya rencana penambahan komisi di DPR sangat baik, itu semata agar setiap komisi dan anggota dapat lebih fokus lagi menjalankan tugas dan fungsinya," kata Ketua Fraksi Partai Gerindra di MPR RI, Edhie Prabowo kemarin (Kamis, 9/10).
Jelas dia, selama ini satu komisi memiliki mitra kerja yang sangat banyak, bahkan ada yang mencapai 16 mitra kerja. Hal tersebut mengakibatkan komisi tersebut menjadi kurang fokus dalam membahas program-program serta pengawasan yang berkaitan dengan mitra kerjanya tersebut.
"Komisi I misalnya ada 16 mitra kerja, Komisi VI ada 4 kementerian dan lembaga serta badan. Dalam waktu masa sidang tiga bulan, kira-kira apa cukup waktu untuk membahas semua mitra kerja tersebut. Tentu pembahasan yang dimaksud tidak sekedar bicara saja, tapi lebih mendetail. Saya rasa tidak cukup waktu untuk semua itu. Oleh karenanyalah sudah selayaknya ada penambahan komisi di DPR nanti," papar Edhie.
Sementara itu, Edhie menampik anggapan penambahan komisi itu menjadi sebuah langkah pemborosan. Pasalnya, penambahan komisi tidak berarti ada perekrutan SDM (sumber daya manusia) baru. Jumlah anggota DPR tetap sama, staf komisi pun bisa diambil dari pegawai di lingkungan Kesetjenan. Sehingga anggapan pemborosan menurutnya tidak mendasar.
"Meski demikian saya menyerahkan sepenuhnya keputusan penambahan komisi serta lingkup dan mitra kerja masing-masing komisi kepada keputusan bersama fraksi-fraksi," tandas Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindara ini seperti dilansir dari laman DPR RI.
[rus]
BERITA TERKAIT: