"Maraknya penyalahgunaan narkoba yang telah masuk hampir ke semua lapisan masyarakat membuat kami sangat prihatin," ujar Ketua Umum RKIH, Kris Budihardjo dalam Focus Group Discussion (FGD) yang bekerja sama dengan Perempuan Indonesia Hebat di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Jakarta, kemarin.
Kris menegaskan bahwa penanganan bahaya narkoba tidak boleh dilakukan hanya oleh pemerintah saja, tapi segenap komponen bangsa juga harus bersinergi dan berperan aktif dalam mencegah bahaya narkoba.
Sementara, Ketua Umum Perempuan Indonesia Hebat, Sri Rachma Chandrawati menegaskan, komitmennya untuk masuk ke berbagai elemen komunitas perempuan mulai dari organisasi yang sifatnya profesi sampai keagamaan seperti Majelis Taklim, untuk bekerjasama melakukan langkah nyata dalam rangka pencegahan bahaya narkoba.
"Kami sangat mengapresiasi BNN yang menggandeng kami, dan memberikan pencerahan, pengetahuan serta semangat untuk bergerak bersama menanggulangi bahaya narkoba," ujar Rachma yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah itu.
Saat ini RKIH dan PIH yang merupakan organisasi otonomnya telah memiliki perwakilan di 30 Provinsi dan 360 Kota Kabupaten se Indonesia
.[wid]
BERITA TERKAIT: