Puan Maharani: Bagaimana BBM Mau Naik, Presidennya Saja Masih SBY

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 29 Agustus 2014, 14:55 WIB
Puan Maharani: Bagaimana BBM Mau Naik, Presidennya Saja Masih SBY
Puan Maharani/net
rmol news logo Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan, pernyataan Joko Widodo tentang rencana kenaikan harga BBM masih sebatas wacana. Pasalnya, kebijakan tersebut baru bisa diambil setelah Jokowi resmi dilantik jadi presiden tanggal 20 Oktober mendatang.

"Menaikan atau tidak nanti dilihat setelah dilantik. Jadi tidak bisa bilang menaikan, dilantik saja belum, presidennya saja masih Pak SBY," kata Puan kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta (Jumat, 29/8).

Namun, lanjut Puan, wacana tersebut tetap penting untuk dibahas dan dipertimbangkan. Pasalnya, subsidi BBM yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah itu memiliki dampak signifikan terhadap keuangan negara dan juga kesejahteraan rakyat.

Ketua Fraksi PDIP DPR RI ini juga menegaskan bahwa kenaikan harga BBM hanya lah salah satu opsi. Yang menjadi intinya adalah, bagaimana memanfaatkan anggaran sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat.

"Jadi bukan berarti harus naik," ujar Puan seperti dikabarkan JPNN.

Lebih lanjut, putri Megawati Soekarnoputri ini pun menjawab tudingan bahwa sikap PDIP inkonsisten dalam hal isu harga BBM. Ia kembali mengingatkan, pernyataan Jokowi tentang kenaikan harga sifatnya masih wacana. "Jadi saya mengatakan bingung juga kalau teman-teman mengatakan PDIP dulu menolak sekarang menerima. Presidennya saja masih yang sekarang," pungkas Puan.

Sebelumnya residen terpilih Joko Widodo sudah menyatakan siap untuk menaikan harga BBM. Ia juga tegaskan siap menanggung resiko dan siap tidak populer akibat membuat kebijakan kontroversial tersebut. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA