Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Hanif Dhakiri, mengajak semua pihak untuk menghormati keputusan MK itu, sebab MK merupakan "terminal" hukum terakhir dari seluruh proses pilpres.
"Yang kalah harus legowo, yang menang jangan jumawa. Kita dorong yang menang rangkul yang kalah dan yang kalah agar berjiwa besar untuk bisa terima kekalahan dan selanjutnya bersama-sama kita bangun Indonesia," jelas Hanif.
Ia berpendapat, setelah keputusan MK maka proses politik maupun hukum terkait pilpres sudah harus dinyatakan cukup. Tidak perlu lagi buang-buang energi untuk mempersoalkan yang sudah selesai.
"Sebagai bangsa, kita harus segera
move on, bergerak maju untuk wujudkan Indonesia baru yang lebih baik, Indonesia hebat lahir dan batin," tegasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: