Menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, beberapa saksi dari Prabowo-Hatta yang telah dimintai keterangannya ternyata tidak begitu meyakinkan.
"Bukti penggelembungan suara atau adanya pemilih yang tak berhak ikut memberi suara atau pengarahan dari pejabat negara, terasa belum cukup memuaskan dan meyakinkan. Saksi-saksi terlihat seperti tidak memiliki data-data kuat terkait permohonan pengaduan sengketa," kata Ray kepada redaksi lewat pesan elektronik (Sabtu, 9/8).
Selain jumlah kasusnya yang relatif kecil, kenyataannya modus dan bukti-bukti atas tuduhan itu tidak terlalu meyakinkan. Bukti kliping koran, misalnya, tentu jauh dari memadai. Data saksi yang bertumpuk di Provinsi tak ditunjang memadai dengan data di tingkat bawahnya. Selain itu, jumlahnya tidak sepadan untuk masuk kategori TSM (terstruktur, sistematik dan masif).
"Sayang, perdebatan yang diharap membuka berbagai modus kecurangan pemilu dan pilpres tampaknya tak akan sepenuhnya terjadi. Padahal, kita sma berharap sidang ini dapat memberi pembuktian berlanjut betapa masih banyak persoalan teknis pelaksanaan pemilu atau pilpres," ujarnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: