Politisi senior Partai Golkar, Fahmi Idris sebelumnya mendesak agar Ical mengundurkan diri, lewat Munas Golkar Oktober 2014.
Guru Besar Ilmu Politik UI Profesor Maswadi Rauf mengatakan, perseteruan internal Golkar ini mengemuka karena DPP yang dikomandoi Ical kurang bijak, seperti halnya saat penjajakan mitra koalisi.
"Golkar salah strategi karena tidak aktif mencari partai-partai untuk koalisi," kata Maswadi kepada redaksi, Kamis (17/7).
Selain itu, Ical juga dinilai kurang mahir merangkul semua kader partai.
Soal desakan Munas dipercepat dari 2015 menjadi Oktober 2014, Maswadi tidak sepakat. Sebaiknya menurutnya semua kader sabar satu tahun lagi untuk ber-Munas. Sesuai dengan rekomendasi Munas Golkar 2009 di Pekanbaru.
"Tidak perlu majukan Munas, ikuti jadwal sesuai kebijakan Munas. Yang ada saat ini adalah dinamika internal. Kalau ada kelompok yang beda pendapat, tidak perlu sampai ganggu jadwal Munas yang telah diterapkan," demikian Maswadi Rauf.
[rus]
BERITA TERKAIT: