PILPRES 2014

Kubu Jokowi-JK Minta KPK Awasi KPU

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 13 Juli 2014, 22:48 WIB
Kubu Jokowi-JK Minta KPK Awasi KPU
Yuddy Chrisnandi/net
rmol news logo . Proses rekapitulasi suara Pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah sedang berlangsung. Pada 22 Juli nanti KPU Pusat akan mengumumkan pemenang pilpres, antara pasangan Prabowo-Hatta atau Jokowi-JK.

Anggota tim pemenangan Jokowi-JK, Yuddy Chrisnandi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mengawasi gerak-gerik seluruh komisioner KPU di semua tingkatan, untuk mencegah perilaku korup memanipulasi suara pilihan rakyat.

"KPU cq. Husni Kamil Manik (Ketua KPU), jangan lepas tanggung jawab dengan perilaku oknum penyelenggara pemilu yang memanipulasi data, yang curang, pura-pura salah tulis. Tindak!!" kata dia lewat akun twitter @yuddychrisnandi sesaat lalu, (Minggu, 13/7).

"Pimpinan KPU yang membiarkan bawahan/oknum pelaksana di bawahnya melakukan kecurangan, membiarkan bandit-bandit suara leluasa, sama jahatnya," tambah Yuddy.

Menurutnya, semua anak bangsa harus bersama-sama mengawal suara pilihan rakyat dengan jujur dan tidak menghalalkan segala cara.

"Rencana Tuhan adalah sebaik-baiknya takdir bagi segala rencana manusia. Jika Allah ridhoi Jokowi presiden RI ke 7. Tak akan ada yang bisa halangi. Mari kedepankan nilai-nilai kejujuran dalam berpolitik, terlebih yang selalu mendengung-dengungkan agama Islam sebagai ideologi politiknya. Jauhi cara-cara bathil," ungkapnya.

"Mari kita cegah kemungkaran, berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan halalkan segala cara untuk menang. Istiqomah, beristighfar," tambah Yuddy. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA