Deklarasi dukungan itu dilakukan Minggu (1/6), dihadiri alumnus senior Fahmi Idris, Prof Thamrin Amal Tomagola, Prof Paulus Wiratomo dan times Jokowi-JK Luhut Panjaitan dan Lius Sungkharisma.
"Tidak ada misi khusus dalam dukungan ini, apalagi pesan sponsor dari partai," kata Ketua acara panitia deklarasi alumni UI, Ade Aurora Gultom di Warung Solo, Balai Sarwono (Minggu, 1/6).
Menurut Ade, deklarasi dukungan para alumni UI didasari pertimbangan yang dilakukan sejumlah kegiatan terdahulu dalam bentuk seminar dan diskusi publik.
Dalam diskusi dan berbagai seminar itu, lanjut Ade, Indonesia sangat butuh sosok pemimpin yang bisa melahirkan sesuatu yang bersifat aplikatif, mudah diterapkan dan bisa dilakukan bukan hanya sekedar idealisme semata.
"Dan kita melihat sosok Jokowi memiliki kompetensi dan sesuai dengan harapan para alumnus UI," imbuhnya.
Acara deklarasi sendiri ditandai dengan pembacaan Pancasila dan deklarasi dukungan pada Jokowi-JK.
Menurut alumnus angkatan 1962 UI Fahmi Idris, pilihan mendukung Jokowi-JK didasari oleh optimisme kepemimpinan memimpin bangsa.
"Memilih presiden itu memilih figur. Kita lihat Pak Jokowi itu orangnya sederhana, pidato apa adanya tapi memiliki visi yang kuat dalam kepemimpinannya," terangnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: