"Ini suatu terobosan, solusi tepat, karena dengan kampung deret ini memudahkan kebersihan, antar warga tidak ada perbedaan, dan kebersamaan, dan gotong royong antar warga di kampung deret bisa ditingkatkan," kata Gubernur Kalimantan Tengah, Teras Narang, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 25/5).
Program ini, ungkap Teras, memperlihatkan betapa Jokowi memahami konsep yang terkait dengan masalah kepribadian, semangat gotong royong, dan budaya kebersamaan. Jokowi juga mempunyai program yang begitu memperhatikan kebersihan dan kesehatan warga.
“Saya sudah berkunjung, melihat dan mendengarkan apa yang disampaikan masyarakat secara langsung, bahwa kampung deret ini menghidupkan semangat dari negara kita yaitu kebersamaan," ungkap Teras, yang juga berharap konsep pembangunan ala Jokowi ini bisa memudahkan untuk membangun di Indonesia sebagai wujud nyata aplikasi dari ideologi bangsa ini.
"Inilah pemimpin, yang tahu persis kebutuhan dari rakyatnya. Bukan keinginan, karena keinginan sifatnya tentu banyak, tetapi ini kebutuhan rakyat, dan rakyat menjadi punya rasa memiliki," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak memungkiri bila ada banyak ide dan gagasan pembangunan yang dilakukan Jokowi di Jakarta ditirunya untuk pembangunan di Jateng.
"Tentu menjadi hal positif ketika meniru dari daerah lain yang juga positif sepanjang itu tepat dengan kebutuhan rakyat di daerahnya," demikian Ganjar.
[rus]
BERITA TERKAIT: