Kalangan pangamat menilai pasangan Jokowi-Puan sebagai pasangan yang tidak menjanjikan. Bahkan, PDIP akan kembali menelan pil pahit dalam pilpres bila benar mengusung duet Jokowi-Puan.
"Jokowi dan PDIP akan kalah," kata analis poltik dari Labor Institute Indonesia Andy William Sinaga kepada redaksi (Jumat, 16/5).
Puan belum pantas menduduki kursi RI 2. Jam terbang Ketua Bapilu PDIP itu dalam mengurusi pemerintahan dan negara sangat minim. Latar belakang pendidikannya juga kurang mendukung. Untuk itu Andy menyarankan Megawati dapat legowo untuk tidak menunjuk putrinya itu sebagai cawapres.
Menurut Andy, alasan mengusung Puan untuk menjaga trah Soekarno agar tetap berada dalam kekuasaan negara dan PDIP, menurut dia, sangat mengada-ada.
"Bukankah negara dan PDIP bukanlah milik keluarga Soekarno, tetapi milik segenap bangsa dan rakyat Indonesia," imbuhnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: