"Tidak lama lagi. Diumumkan antara tanggal 9 hingga 14 Mei," kata Jokowi di Jakarta, Selasa malam, (6/5).
Saat ditanya siapa nama cawapres tersebut, Jokowi hanya menyebut berasal dari luar Pulau Jawa.
"Calonnya sudah tinggal satu nama, dari luar Pulau Jawa," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, pertimbangan memilih cawapres dari luar Jawa adalah, bisa mendukung presiden jika menang dalam pilres 9 Juni mendatang.
"Sebetulnya bukan soal luar atau Pulau Jawa atau orang Sunda. Bukan juga soal tua atau muda. Pertimbangan utamanya adalah sosok yang diyakini bisa mendukung presiden jika menang dalam pilpres mendatang. Kebetulan saat ini hanya tinggal satu pilihan dan dia itu berasal dari luar Pulau Jawa," tandas Jokowi seperti dilansir dari
JPNN.
[rus]
BERITA TERKAIT: