Demikian disampaikan Koordinator Nasional Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi dalam keterangannya kepada redaksi, Selasa (6/5). Projo adalah kumpulan massa simpatisan dan pendukung Jokowi di pilpres 9 Juli nanti.
Pada dasarnya Projo, kata Budi, tetap mendukung siapa pun yang dipilih untuk mendamping Jokowi sebagai wapres. Namun mereka menilai figur yang memiliki latar belakang militer sangat tepat mendampingi Jokowi karena situasi bangsa saat ini memerlukan kepemimpinan yang efektif, solid dan kokoh dalam kerangka sistem presidensial.
Menurut Budi, tugas kenegaraan Jokowi akan sangat terbantu karena figur militer sangat memiliki disiplin, pengalaman dan pengetahuan tentang wawasan Nusantara. Bangsa ini memerlukan figur-figur patriot. Tri Sakti Bung Karno, bisa diwujudkan dengan tekad, jiwa dan semangat gotong royong.
"Selain itu figur militer adalah figur yang tidak berada dalam kelompok manapun. Karena NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika adalah nafas kehidupan mereka," jelas mantan Kepala Balitbang PDI ini.
Lalu siapa nama yang tepat dari militer? Jelas Budi, ada tiga nama yang patut dipertimbangkan, yaitu; Mantan Kepala Staf TNI AD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kepala Staf TNI AD Jenderal Budiman.
"Silakan saja ditentukan salah satu dari mereka. Kami yakin mereka akan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan rakyat," tandas aktivis UI 98 ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: