SBY Ingin Presiden Penggantinya Pekerja Keras

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 04 Mei 2014, 15:13 WIB
SBY Ingin Presiden Penggantinya Pekerja Keras
presiden sby/net
rmol news logo Persaingan global ke depan semakin keras. Rakyat Indonesia memerlukan pemimpin yang punya visi dan pikiran besar, serta mau bekerja keras.

Demikian disampaikan Presiden SBY atas capaian Indonesia pada peringkat ekonomi ke-10 dunia versi Bank Dunia.

"Ke depan marilah terus kita bangun ekonomi kita secara adil dan berkelanjutan, agar seluruh rakyat Indonesia lebih sejahtera lagi," kata dia lewat akun twitter, @SBYudhoyono, Minggu (4/5).

Kepala Negara juga berharap agar momentum kebangkitan ini jangan disia-siakan, dengan bekerja lebih keras lagi. Bangsa ini, kata SBY, harus sungguh-sungguh bersatu biar makin maju.

Bank Dunia menempatkan Indonesia pada peringkat ekonomi ke-10 dunia, ditilik dari Gross Domestic Product (GDP). Posisi Indonesia setelah AS, Tiongkok, India, Jepang, Jerman, Rusia, Brazil, Perancis dan Inggris.

"Dari ukuran GDP (PPP), Indonesia menempati peringkat 10 dengan "share" 2,3 % dari total GDP Dunia. Ini melampaui banyak negara besar," tandas SBY. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA