Wasekjen DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengakui memang dua nama tersebut sedang digodok di internal partainya. Ryamizard yang juga mantan KSAD pada era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri dianggap pantas mendampingi Jokowi sebagai cawapres mendatang.
"Semua yang diberitakan media, dua orang itu sedang dimatangkan oleh Ketua Umum Ibu Megawati, Pak Jokowi, bersama Partai NasDem sebagai mitra koalisi," ujar Eriko saat dihubungi di Jakarta, Selasa (29/4).
Ia menjelaskan, partainya selalu mendengarkan aspirasi-aspirasi rakyat yang berkembang untuk menentukan siapa pendamping Jokowi. Selain JK, Ryamizard merupakan sosok yang kapabel bila bersanding dengan Jokowi.
"Sedang dimatangkan, kita mendengar suara rakyat," tegas Eriko.
Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950. Ia merupakan mantan perwira tinggi militer TNI AD yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005.
Selain itu, Ryamizard adalah menantu dari mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno, ia dikenal sebagai jenderal lurus dan tegas. Kariernya mulai cemerlang setelah dia memangku jabatan Pangdam V Brawijaya, yang kemudian diteruskan menjadi Pangdam Jaya.
Kemampuannya merangkul semua unsur TNI saat apel siaga di Lapangan Monas yang melibatkan unsur TNI AL dan TNI AU Juli 2001 menarik KSAD untuk menunjuknya sebagai Wakil KSAD dan kemudian mengantikan Endriartono Sutarto sebagai KSAD.
[rus]
BERITA TERKAIT: