Pramono Edhie: Koalisi Jangan Diartikan Bagi-bagi Kursi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 20 April 2014, 14:06 WIB
Pramono Edhie: Koalisi Jangan Diartikan Bagi-bagi Kursi
Pramono Edhie Wibowo/net
rmol news logo Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo menyatakan ketidaksetujuan atas definisi koalisi yang banyak diartikan sebagai bagi-bagi kursi di antara anggota koalisi pemerintahan.

"Koalisi yang selama 1 dekade yang dilakukan Partai Demokrat adalah cerminan praktek demokrasi yang mengutamakan semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi persatuan kesatuan," jelas  mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam keterangan tertulisnya (Minggu, 20/4).

Indonesia yang menganut sistem demokrasi multi partai membuat terbaginya perolehan suara dalam sebuah pemilihan umum. Sehingga, berkoalisi dengan beberapa partai peserta pemilu, bukan dilakukan dalam rangka bagi-bagi kursi seperti yang dikumandangkan banyak pihak, melainkan sebuah keharusan.

"Bahkan partai dengan perolehan suara terbanyak berdasarkan basil hitung cepat saja tidak bisa mencalonkan Presidenya tanpa berkoalisi," lanjut anggota Dewan Pembina Partai Demorat tersebut.

"Saya berharap koalisi partai-partai peserta pemilu tetap didasari dengan semangat bersama membangun bangsa," tandasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA