"Koalisi yang selama 1 dekade yang dilakukan Partai Demokrat adalah cerminan praktek demokrasi yang mengutamakan semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi persatuan kesatuan," jelas mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam keterangan tertulisnya (Minggu, 20/4).
Indonesia yang menganut sistem demokrasi multi partai membuat terbaginya perolehan suara dalam sebuah pemilihan umum. Sehingga, berkoalisi dengan beberapa partai peserta pemilu, bukan dilakukan dalam rangka bagi-bagi kursi seperti yang dikumandangkan banyak pihak, melainkan sebuah keharusan.
"Bahkan partai dengan perolehan suara terbanyak berdasarkan basil hitung cepat saja tidak bisa mencalonkan Presidenya tanpa berkoalisi," lanjut anggota Dewan Pembina Partai Demorat tersebut.
"Saya berharap koalisi partai-partai peserta pemilu tetap didasari dengan semangat bersama membangun bangsa," tandasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: