"Perolehan sekarang sama dengan pemilu 2009. Dari segi kursi kita malah turun. Tahun 2009 Golkar mendapat 106 kursi DPR RI, sekarang menurut lembaga survei, hanya 90 atau 96 kursi," kata Akbar dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi, hari ini (Minggu, 13/4).
Bagi Akbar, merosot dan tidak tercapainya target perolehan suara Golkar tanggungjawab Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical). Menurut dia, kepemimpinan partai terbukti tidak berhasil.
"Ini artinya gagal. Maka perlu dilakukan evaluasi terhadap tidak tercapainya target Golkar ini," imbuh Akbar.
Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menegaskan dirinya siap maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). Dia yakin akan dapat dukungan dari internal Golkar sebagai cawapres.
"Kalau memang saya diajak untuk menduduki jabatan itu (cawapres), saya katakan saya bersedia," demikian Akbar.
[dem]
BERITA TERKAIT: