"50 persen rakyat kita tidak doyan. Penyebabnya sendiri karena banyak sekarang partai hanya memperjuangkan dirinya sendiri, kelompok dan tidak amanah," ujar Rizal usai menjadi pembicara seminar di Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, (Kamis, 16/1).
Menurut ekenom senior sekaligus menko perekonomian era Gus Dur ini, kekuatan perubahan sebenarnya terletak pada dukungan rakyat, bukanlah partai politik. Untuk itu, dirinya ingin maju sebagai capres yang didukungan rakyat sebelum diusung partai.
"Makanya harus dibuat konvensi rakyat untuk penjaringan capres tersebut," ujar Rizal yang juga salah satu peserta capres konvensi rakyat.
Namun begitu, dengan amanat konstitusi, partai politik diperlukan sebagai syarat mengusung capres, tetapi dukungan rakyat yang harus diperhitungkan terlebih dahulu.
"Kalau partai pengusungnya saja hanya 3 persen, lalu calonnya juga rendah, bagaimana ? Bukannya tidak mementingkan kendaraan partai, tapi carilah dulu dukungan rakyat, kalau elektabilitas sudah tinggi, nanti pasti ada saja partai yang dukung," tegas tokoh perubahan ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: