"Pak Ruhut kan sudah mengklarifikasi. Beliau sudah mengatakan bukan soal rasis. Istilah bahwa pengamat hitam itu kurang lebih seperti
black campaign," kata Wasekjen Partai Demokrat itu usai menjadi pembicara sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (7/12).
Menurut dia, Ruhut mengatakan itu lantaran selama ini Boni selalu mengeluarkan pernyataan yang memojokkan dan menghantam Partai Demokrat serta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kapasitas sebagai ketua umum Demokrat.
"Itu yang Pak Ruhut beri istilah pengamat hitam. Bukan soal warna kulit. Bukan fisik," terangnya.
Saat ditanyakan apakah Demokrat akan bersikap terkait perseteruan tersebut, Andi menjawab tidak. Dia bilang, sejauh ini Ruhut cuma memberikan klarifikasi kepada partai. Sementara soal laporan Boni Hargens ke Polisi, Andi menjawab santai.
"Monggo. Tapi kan proses hukum tetap berjalan. Tapi kita mengimbau sebaiknya berdamai saja. Itu akan lebih baik. Karena ini kan sama-sama emosi di talkshow. Bisa keceplosan," demikian bekas jurubicara Partai Demokrat ini.
[ian]
BERITA TERKAIT: