Gerindra: SBY Harus Berpihak kepada Ekonomi Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 14 November 2013, 14:39 WIB
Gerindra: SBY Harus Berpihak kepada Ekonomi Nasional
sby/net
rmol news logo Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendesak pemerintah SBY untuk berpihak kepada bangsa Indonesia dalam setiap kebijakan ekonomi yang diambil.

Menurut Kepala Bidang Kominfo Partai Gerindra, Ondy A. Saputra, saat ini perusahaan-perusahaan asing semakin memperluas investasi untuk produksi dan pemasaran produk ke kota-kota di luar kawasan Jabodetabek. Mereka menganggap bahwa perekonomian Indonesia sangat prospektif dan tetap menjadi pangsa pasar yang besar di kawasan Asia.

"Jika akses tersebut semakin diperluas, hal ini akan mematikan pengusaha-pengusaha lokal." ujar Ondy dalam keterangannya, Kamis (14/11).

Pemerintah berencana merevisi Daftar Negatif Investasi (DNI) pada akhir 2013. Inti dari revisi itu adalah pembukaan akses baru dan perluasan akses yang sudah ada di berbagai bidang. Pembukaan akses tersebut ditujukan untuk meningkatkan investasi. Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Firmanzah menyatakan bahwa kebijakan pemerintah akan senantiasa mempertimbangkan pengusaha lokal dengan memberikan sejumlah proteksi. Dan kebijakan yang lebih mengarah pada harga yang lebih terjangkau, kebijakan ini dilakukan dengan menjamin pasokan tersebut tersedia di pasar.

"Ada hal yang bertolak belakang dari kebijakan pemerintah mengenai revisi DNI, pemerintah mengatakan bahwa kebijakan ekonomi akan senantiasa mempertimbangkan pengusaha lokal, namun di sisi lain, pembukaan dan perluasan investasi asing justru akan mematikan pengusaha lokal karena mereka sulit bersaing dengan pengusaha asing yang punya modal lebih besar." terang Ondy.

Jelas dia, jika Pemerintah memang berkomitmen penuh untuk mendukung kepentingan pengusaha lokal, seharusnya Pemerintah tidak melakukan kebijakan yang merugikan mereka dengan liberalisasi ekonomi yang kebablasan. Seharusnya kebijakan yang dilakukan menguntungkan pengusaha lokal, misalnya dengan memberikan kemudahan bagi mereka untuk mendapatkan kredit usaha. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA