"Soal memimpin rapat, Ruhut pasti bisa. Tapi ini sudah soal etika, ini hal prinsip dan mendasar," ujar Anggota Komisi III Taslim Chaniago kepada
Rakyat Merdeka Online, Minggu (29/9).
Ruhut kata Taslim pernah mendapatkan sanksi teguran dari Badan Kehormatan (BK) DPR karena terbukti menelantarkan istri pertamanya, Anna Rudhiantiana Legawati, dan sekarang kasus tersebut sudah masuk di jalur hukum di Mabes Polri. Dan beberapa hari lalu, istrinya dan anak kandungnya, Christian Husen Sitompul juga sudah mendatangi Komisi III manyampaikan kalau teguran BK tidak pernah dipenuhi Ruhut, dan tetap menelantarkana anak dan istrinya.
Taslim pun menyesalkan sikap Fraksi Partai Demokrat yang ngotot meyodorkan Ruhut, padahal masih banyak Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat yang layak duduk di kursi ketua.
"Kami paham Ketua Komisi III itu milik Demokrat, dan selama ini gak dipermasalahkan. Namun kenapa harus Ruhut?" terang dia heran.
Dalam rapat pleno minggu ini, politisi PAN ini menegaskan tetap menolak Ruhut jadi ketua komisi, Ia juga tidak percana jika dilakukan voting mantan pesinotren itu akan terpilih.
"Saya kira tidak akan terpilih, saya sendiri akan menolaknya," pungkas Taslim.
[rus]
BERITA TERKAIT: