"Pernyataan pimpinan KPK bahwa hasil pemeriksaan Sri Mulyani di AS telah mengarah kepada tokoh tertentu yang kemudian diikuti dengan penggeledahan di BI sesungguhnya telah mengkonfirmasi siapa sesungguhnya tokoh yang dimaksud," ujar anggota Timwas Penyelesaian Kasus Bank Century DPR RI ini dalam rilis yang diterima redaksi sesaat lalu (Sabtu, 6/7).
Ia mengaku dapat memahami mengapa kemudian gerak KPK melambat dan bidikannya tiba-tiba berbelok hanya kepada Budi Mulia. Ia menduga faktor psikologis dan faktor non hukum yang lebih dominan mengingat kasus tersebut berkaitan langsung dengan kekuasaan.
"Faktor politik dan kekhawatiran timbulnya goncangan yang mengarah kepada kondisi instabilitas tentu menjadi pertimbangan (KPK)," kata dia.
"Makanya saya tidak lagi antusias, skandal keuangan terbesar pasca reformasi ini tuntas selama rezim pemerintahan saat ini masih berkuasa," tambahnya.
Pun begitu ia yakin, skandal Bank Century ini akan tuntas termasuk penikmat aliran dananya pada era pemerintahan baru nanti atau setelah rezim SBY berakhir.
"Penyelesaian itu sekaligus akan menjawab apakah benar penyelamatan Bank Century dimanfaatkan oleh partai tertentu dan tim sukses pasangan capres/cawapres tertentu," demikian Bambang.
[ian]
BERITA TERKAIT: