PKPI Prioritaskan Jadi Partai Buruh, Petani dan Nelayan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 23 Juni 2013, 11:15 WIB
PKPI Prioritaskan Jadi Partai Buruh, Petani dan Nelayan
sutiyoso/ist
rmol news logo Negara sering lupa pada kelas petani, buruh dan nelayan. Kelompok ini pun sering menjadi kelompok marjinal dan kalah dalam bersaing dengan kepentingan kaum kapitalis. Padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah tani buruh dan nelayan.

Karena itu, prioritas Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) saat ini adalah melindungi dan juga mengembangkan potensi yang dimiliki oleh buruh, petani dan nelayan di Indonesia.

"Merekalah yang menjaga jantung ekonomi rakyat. Tanpa mereka, negara ini bubar," kata Ketua Umum PKPI, Sutiyoso, kepada wartawan di Jakarta (Minggu, 23/6).

Bang Yos, begitu ia disapa, mengatakan bahwa PKPI ingin mengangkat kembali peran mereka sebagai kekuatan ekonomi bangsa ini. Indonesia terlalu sering mengutamakan kebijakan impor daripada memperkuat ketahan pangan dan mengangkat potensi laut Indonesia.

"Indonesia jelas-jelas merupakan negara bahari, namun tidak pernah bertindak sebagai negara bahari. Ini jelas kekeliruan dalam menyusun dan mengesekusi kebijakan negara," tegasnya.

Selain itu, PKPI, lanjut Bang Yos akan menjadi partai yang terdepan mengayomi kaum minoritas. Persatuan Indonesia harus menjadi nomor satu dibandingkan kepentingan kelompok.

"Tentu prioritas kami yang lain adalah persoalan minoritas. Demi persatuan Indonesia, kami memperjuangkan kebebasan beribadah bagi tiap minoritas," tegasnya.

Bang Yos menambahkan, untuk mencapai target tersebut, PKPI akan berusaha mendapatkan kursi di DPR supaya ambil bagian dalam memperjuangkan kebijakan legislasi. Sehingga, negara ini benar-benar mempunyai orientasi hidup. [rsn]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA