Di Singapura, JK menjelaskan pengalaman dan praktek terbaiknya tentang kiat-kiat menyelesaikan konflik Poso dan Ambon serta perjanjian Helsinki yang mengakhiri konflik Aceh.
Begitu disampaikan media officer Jusuf Kalla, Husain Abdullah, Senin (15/4).
Husain juga menjelaskan, ceramah JK yang praktis dengan bahasa yang lugas, mengundang perhatian para duta besar dan undangan yang menghadiri acara tersebut. Peserta sekitar 50 orang dari sejumlah kedutaan besar yang ada di Singapura dan professor dari Nanyang Technology University (NTU).
JK laris sebagai pembicara terutama untuk tema perdamaian. Bukan saja di dalam negeri tetapi juga di berbagai negara. Dia mendapat berbagai undangan ceramah dari sejumlah negara, seperti Jepang, Malaysia, Singapura hingga negara negara Eropa.
Dalam sepekan ini, JK mendapat undangan ceramah di dua negara. Senin lalu JK ceramah umum ttg Perdamaian di Fatih University Istanbul Turki. Awal pekan ini JK memulai harinya dengan jadi pembicara utama di NTU Singapura tentang perdamaian.
[dem]
BERITA TERKAIT: