Di kalangan aktivis pergerakan beredar informasi ada sejumlah uang yang dikucurkan untuk meredam penolakan terhadap kenaikan BBM. Kabarnya uang tersebut dikucurkan kepada sejumlah senior aktivis.
"Bayaran" diterima para senior aktivis untuk memastikan tidak ada gerakan menolak kenaikan BBM. Mereka antara lain bekerja dengan mendistorsi informasi dan memanipulasi logika. Sehingga akhirnya muncul anggapan kenaikan BBM bukan masalah.
Kalangan aktivis yang kontra dengan kenaikan BBM menduga, penaikan harga BBM untuk kepentingan pemilu 2014. Dana alokasi subsidi BBM dialokasikan untuk pendanaan partai politik tertentu.
"Ketika Rakyat lengah, mahasiswa lengah maka saat itulah BBM dinaikan. Jangan lengah, mulai lakukan aksi-aksi kecil di tiap kampus, tiap kota setiap hari! Jangan berhenti lakukan konsolidasi antara kampus, lintas sektoral dan lainnya," begitu isi broadcash BBM yang disebarkan kelompok yang mengatasnamakan diri penolak kenaikan harga BBM, Minggu (14/4).
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: