"Saya tegaskan, sejak didirikan sampai hari ini tidak ada yang berubah dan mengubah asas," lontar Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, di restoran Bakso Lapangan Tembak Senayan, Jakarta (Jumat, 21/12).
Jelas Hidayat, Islam itu terbuka dan keterbukaan menjadi jati diri keislaman. Kalau PKS tidak terbuka, maka PKS tidak layak disebut partai politik melainkan cuma LSM.
"Partai kita terbuka diri, berdialog, kita membuka diri dengan berbagai agama dan galongan," jelas mantan Ketua MPR itu.
Bahkan, PKS mendukung kalangan non muslim untuk menjadi caleg, karena yang jadi syarat utama adalah kinerja.
"Selama ini caleg-caleg kami biasa bekerjasama dengan agama yang lain," ujarnya lagi.
Dia menyebutkan bahwa PKS memiliki banyak sekali caleg nonmuslim dari kawasan Indonesia Timur seperti Papua, Maluku, Tanah Toraja, Sulawesi Utara (Manado).
[ald]
BERITA TERKAIT: