"Saya mendesak Menpora untuk segera mengelontorkan dana Timnas Senior yang akan belaga di ajak piala AFF 2012. Dana Timnas seharusnya segera dibayarkan negara, dalam hal ini Kemenpora bertanggung jawab untuk segera mencairkannya dari Dana APBN," kata Anggota Komisi X DPR Herlini Amran yang membidangi olahraga, pendidikan dan kebudayaan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/11).
Legislator PKS tersebut mengatakan sungguh kecewa dengan respon tidak solutif dari pihak Kemenpora ini kecewa mewakili masyarakat pecinta bola.
"Masa harus menunggu saweran koin melulu? Kalau kasus memalukan ini terjadi di luar negeri, pasti Menporanya yang dimintai pertanggung jawaban. Lihat saja di Polandia ketika laga kualifikasi Piala Dunia 2014 bulan lalu, hanya karena lapangan stadionnya tergenang air, Menteri Olahraganya (Joana Mucha) langsung introspeksi dan mengajukan pengunduran diri," geramnya.
Herlini meneruskan, jika benar proses pencairan dana timnas ini terhambat karena ada tekanan politik tertentu, Menpora harus jelaskan ketika Raker nanti dengan Komisi X DPR RI.
Herlini mengatakan seharusnya Menpora bisa membedakan atara tuntutan profesionalitas insan sepak bola dengan sanksi yang dijatuhkan karena kisruh PPSI. Kucuran APBN 2012 untuk mefasilitasi kejuaran olahraga bertaraf internasional mencapai Rp 117,8 miliar dari total Pembinaan Olahraga Prestasi senilai Rp 413,5 miliar.
"Ini kan menghambat pencapaian prestasi Skuad Timnas kita. Kemenpora mungkin melupakan heroisme dua tahun lalu, Skuda Garuda begitu trengginas hingga partai final, sehingga tidak ada alasan menunda bantuan demi perjuangan mereka di ajang AFF 2012," desaknya.
[dem]
BERITA TERKAIT: