Satuan-satuan tempur elite dari tiga matra TNI ini akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat jenderal bintang tiga (letnan jenderal, letnan jenderal (marinir), dan marsekal madya).
Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendukung rencana restrukturisasi tersebut. Ia berharap hal itu dapat menjawab kebutuhan akan kompleksitas operasi militer ke depan.
“Ini merupakan langkah strategis yang mencerminkan perkembangan dinamika ancaman dan kompleksitas operasi militer ke depan,” kata Amelia lewat keterangan resminya, Jumat, 8 Agustus 2025.
Legislator Partai Nasdem itu mengatakan, selama ini ketiga satuan elit tersebut dipimpin oleh perwira tinggi bintang dua dan mampu menjalankan tugas-tugas khusus dengan baik.
Namun, dengan semakin meningkatnya spektrum tantangan, baik dari aspek ancaman konvensional maupun nonkonvensional dibutuhkan peningkatan status kepemimpinan.
“Ini tidak hanya memperkuat postur dan efektivitas tempur, tetapi juga meningkatkan profesionalisme, sinergi antarmatra, serta mempertegas peran pasukan elite sebagai unsur pemukul strategis TNI yang adaptif terhadap perkembangan ancaman,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Amelia mengatakan Komisi I DPR akan terus mengawasi pelaksanaan restrukturisasi pada tiga pasukan elite TNI tersebut. Sehingga, dapat menjawab kebutuhan pertahanan negara.
“Tentu Komisi I DPR akan terus mengawasi pelaksanaannya, agar reformasi kelembagaan tidak sekadar simbolik, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan pertahanan negara dalam menghadapi kompleksitas tantangan global dan regional ke depan,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: