Menurut Direktur Eksekutif Pusat Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan, langkah tersebut perlu untuk menjaga netralitas dan profesionalisme Polri di mata masyarakat. Di samping juga amanah konstitusi.
"Karena walau belum sah jadi calon kepala daerah, tetapi sikap dan tindakannya sehari - hari kini sudah mengganggu netralitas dan profesionalismenya sebagai anggota Polri," kritik mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional ini.
Ia mencatat sedikitnya ada lima pati Polri yang maju dalam Pilkada 2018 nanti. Mereka dalam penilaian dan penelitian Lemkapi adalah pati Polri yang memang memiliki kinerja baik.
"Tentu saja semua pengabdiannya saat melayani masyarakat sebagai anggota Polri akan menjadi modal besar yang bersangkutan untuk dipercaya masyarakat," tambahnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: