Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

APEC Perkuat Pengamanan Tujuan Wisata Dari Ancaman Terorisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 10 Mei 2017, 09:23 WIB
APEC Perkuat Pengamanan Tujuan Wisata Dari Ancaman Terorisme
Wiranto dan Suhardi Alius/Humas BNPT
rmol news logo Sebanyak 14 negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) mengikuti acara Workshop Counter Terrorism Working Group (CTWG) yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Nusa Dua, Bali, 9-10 Mei 2017.

"Hampir semua negara telah merasakan penderitaan akibat aksi terorisme itu termasuk Indonesia. Bali sendiri pada tahun 2002 dan 2003 telah mendapatkan sebuah serangan brutal yang dilakukan oleh kelompok teroris. Bukan saja mengakibatkan ratusan korban jiwa yang tak berdosa akan tetapi juga memberikan dampak yang siginifikan terhadap ekonomi dan lapangan kerja masyarakat," ujar Kepala BNPT Komjen Pol. Suhardi Alius dalam sambutannya saat acara tersebut, Selasa (9/5).

Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, serangan bom Bali tersebut selain telah menghilangkan ratusan miliar dolar devisa negara  yang diperoleh dari income pariwisata, juga telah menghilangkan lapangan kerja bagi kurang lebih 2 juta pekerja di industri pariwisata

"Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh peserta workshop kali ini dapat memberikan solusi baru dan ide-ide segar dalam upaya mencegah terjadinya serangan teroris ke tempat-tempat wisata," ujar mantan Sekretaris Utama (Sestama) Lemhanas ini.

Menurut dia, penanganan terhadap dampak serangan teroris di tempat-tempat wisata dan penguatan ketahanan dan keamanan bagi tujuan wisata menjadi sangat penting dan urgent. Terlebih mengingat pariwisata merupakan sebuah industri yang sangat mendukung pemasukan negara.

"Dan Bali merupakan salah satu tujuan wisata yang paling menarik bukan saja di Indonesia tetapi juga dunia," imbuh pria kelahiran Jakarta, 10 Mei 1962 tersebut.

Jenderal berpangkat bintang tiga ini berharap agar semua delegasi dapat menikmati waktunya selama berada di Bali dan kembali menekankan agar workshop tersebut dapat memberikan sebuah hasil yang signifikan untuk memperkuat sistem pengamanan dan standar penangggulangan aksi-aksi teroris di tujuan wisata.

Sementara itu Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI (purn) Wiranto yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan terus berupaya keras mencegah terjadinya aksi-aksi terorisme di tempat-tempat wisata. Bukan saja dengan meningkatkan kapasitas aparat keamanan dalam penanggulangan teroris akan tetapi juga menjalin koordinasi antara sesama negara sahabat.

"Indonesia terus berkomitmen dalam menanggulangi terorisme dengan berbagai pendekatan, mulai dari hulu hingga ke hilir. Negara tidak akan menyerah menghadapi ancaman ini dan akan terus memperkuat mekanisme dalam upaya penanggulangannya," ujar Menkopolhukam.

Chair Person Counter Terrorism Working Group  (CTWG), Mr. James Nasepo berharap agar seluruh peserta dapat memberikan ide-ide yang positif dalam pengembangan pengamanan tujuan tujuan wisata di negara anggota APEC.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA