PENYANDERAAN WNI

Menko Polhukam: Tidak Ada Barter dengan OPM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 14 September 2015, 21:55 WIB
Menko Polhukam: Tidak Ada Barter dengan OPM
luhut panjaitan/net
Kecil Besar
rmol news logo Menteri Kordinator Politik Hukum dan Kemanan Luhut Binsar Panjaitan menyatakan pemerintahtak akan melakukan upaya barter atas penyanderaan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua New Guiena (PNG).

"Tidak ada barter-barter. Hari ini atase pertahanan kita di sana (PNG) sedang melakukan komunikasi," kata Luhut kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Senin (14/9).

Luhut membantah adanya permintaan pemerintah kepada OPM agar bertemu untuk berunding terkait dengan pembebasan sandera dua WNI.

"Tidak ada permintaan bertemu, cukup minta dilepas saja," kata Luhut.

Luhut mengaku jika dua WNI yang dijadikan sandera oleh sekelompok bersenjata akibat tindak kriminal pasca penyerangan di kampun Skorfo, distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua.

"Ada kecenderungan pada aksi kriminal. Jadi ada 1 meninggal, 2 melarikan diri nah yang dua WNI itu disandera," demikian Luhut.[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA