Sejak dibuka pagi tadi hingga jelang sore ini, pengunjung yang berdatangan kian ramai. Hujan gerimis tak menyurutkan minat pengunjung untuk menyaksikan sekitar 200 peralatan tempur mulai dari persenjataan infantri, kavaleri, arteleri medan, pertahanan udara, tank Leopard, helikopter sampai panser Anoa.
Semua peralatan tempur milik TNI AD tersebut dikerumuni oleh masyarakat, khususnya pelajar sekolah. Kebanyakan dari pelajar sekolah itu datang bergerombolan. Alat-alat tempur yang dipamerkan cukup menarik perhatian mereka untuk dijadikan objek foto bersama atau
selfie.
Begitu pula anggota-anggota TNI AD yang berjaga juga tak luput diajak foto bersama di beberapa tank atau helikopter. Dengan sabar dan ramah, para personil berseragam itu melayani permintaan dari pengunjung.
Tak hanya masyarakat lokal, beberapa turis asing juga terlihat antusias mengelilingi areal pameran alutsista yang untuk ketiga kalinya diadakan. Salah satu turis asing asal Pakistan bernama Ashraf yang datang bersama putra dan istrinya. Dia mengaku cukup kagum melihat alutsista milik TNI AD yang dipamerkan dan puas melihat putranya sibuk berfoto dan berkeliling.
Turis lainnya yang datang dari Australia bersama Anthony. Ia tampak bersama teman-teman wanitanya saat mengunjungi area pameran. Kepada
Kantor Berita Politik
RMOL, Anthony mengaku tak ingin melewatkan kesempatan melihat kecanggihan alutsista TNI AD. Ia pun memuji semua peralatan tempur yang dipamerkan.
Pameran alutsista dibuka secara gratis. Selain pameran, peringatan Hari Kebangkitan TNI AD di area Silang Monas juga akan diisi sejumlah kesenian dari satuan jajaran TNI AD, panjat tebing, lomba fotografer dan lain-lain.
Sebagaimana diketahui, Hari Juang Kartika diperingati untuk mengingatkan peran Jenderal Besar Raden Soedirman dalam pertempuran Ambarawa pada 15 Desember 1945. Peristiwa itu pun menandai kebangkitan TNI AD.
[wid]
BERITA TERKAIT: