113 Korban Virgo Transport 8 Dievakuasi, Enam Meninggal Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Minggu, 13 September 2026, 21:26 WIB
113 Korban Virgo Transport 8 Dievakuasi, Enam Meninggal Dunia
Kondisi Kapal Virgo Transport 8 saat ditemukan Timsar Banjarmasin. (Foto: Dok. Kantor SAR Banjarmasin)
Kecil Besar
rmol news logo Sebanyak 113 orang korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii mengatakan, proses evakuasi melibatkan kapal TB Mauhaw IX, TB TCP, MP Haida, dan KM Cahaya Bahari pada Minggu, 13 September 2026.

"Kapal TB Mauhaw IX, informasi sementara telah mengevakuasi 16 korban. 14 korban selamat, 1 cedera berat, dan 1 dalam kondisi meninggal dunia," kata Mohammad Syafii dalam keterangannya, Minggu, 13 September 2026.

Sementara TB TCP mengevakuasi enam korban. Satu orang dinyatakan selamat, sedangkan lima lainnya meninggal dunia.

Kemudian, MP Haida berhasil mengevakuasi 69 orang dalam kondisi selamat. Sedangkan KM Cahaya Bahari membawa 22 korban yang seluruhnya dilaporkan selamat.

Dengan demikian, total 113 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 107 orang selamat, satu korban mengalami luka berat, dan enam orang meninggal dunia.

Sejumlah kapal yang membawa korban masih dalam perjalanan menuju pelabuhan di Banjarmasin. MP Haida yang membawa 69 orang diperkirakan menjadi kapal pertama yang tiba.

"Beberapa kapal sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan yang ada di Banjarmasin ini, dan diperkirakan kapal pertama adalah MP Haida membawa 69 orang. Insyaallah mudah-mudahan dalam satu jam ke depan sudah bisa sandar," ujar Mohammad.

Operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan. Selain empat kapal tersebut, Basarnas mengerahkan unsur laut dari Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar. Empat KRI TNI AL juga dilaporkan telah mendekati lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan.

Dukungan dari udara turut dikerahkan. Basarnas melibatkan pesawat dari Skadron 400 TNI AL Surabaya, satu helikopter Polri, pesawat CN-235 milik TNI AL, serta satu pesawat Caravan BNPB.

"Kita semuanya berharap mudah-mudahan operasi yang kita laksanakan ini bisa segera mengevakuasi seluruh korban yang dilaporkan terlibat atau terkena dalam musibah tersebut," kata Mohammad.

Ia menegaskan, data korban masih bersifat sementara. Adapun penyebab kecelakaan dan rekomendasi terkait insiden tersebut akan menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA