Panglima: Kalau Harus Melumpuhkan, Lumpuhkanlah Tanpa Mematikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 07 Juli 2014, 17:35 WIB
Panglima: Kalau Harus Melumpuhkan, Lumpuhkanlah Tanpa Mematikan
Kecil Besar
rmol news logo Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, memimpin gelar apel pasukan pengamanan pemilu di Parkir Timur Senayan, Senin siang (7/7). Dalam amanatnya Panglima TNI mengeluarkan empat perintah.

Pertama, seluruh prajurit harus netral dan tidak memihak kepada capres manapun dalam menjalankan tugas pengaman pemilu .

"Dalam konteks politik harus netral. Untuk itu TNI harus tegas dan tidak ragu-ragu. Apabila prajurit melihat hal-hal yang tidak baik harus bertindak, dan harus melakukan tindakan preventif sebelum terjadi sesuatu," katanya..

"Kalau harus melumpuhkan, lumpuhkan tanpa harus mematikan," tegas Panglima TNI.

Kedua, lanjut Moeldoko, masyarakat Indonesia menginginkan kesiapan seluruh prajurit TNI untuk keamanan. Untuk itu, TNI harus dapat memberikan rasa aman.

"Ketiga, jalankan tugas tanpa ragu-ragu dan Pangima TNI akan bertanggung jawab penuh akan apa yang dilakukan oleh prajurit TNI demi kemanan masyarakat," ujar Jenderal Moeldoko.

Dalam perintah keempatnya, Jenderal TNI Moeldoko menegaskan kepada seluruh prajurit bahwa kendali operasi hanya ada satu, yaitu Panglima TNI dan tidak ada yang lain.

Panglima TNI yakin bahwa prajurit TNI dqpat melaksanakan tugas dengan baik. Untuk itu masyarakat Indonesia tidak boleh ragu-ragu mengikuti pemilu demi masa depan bangsa Indonesia. [ald]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA