
Tepat pukul 11.35 WIB, tiga pesawat Hercules TNI-AU tiba di Pangkalan Udara Iswahyudi, Madiun, membawa 112 pasukan penangulangan teror yang terdiri dari Satuan Bravo Paskhas TNI-AU, dan Satuan 81 Kopasus TNI-AD.
Pasukan elit beserta kendaraan taktis dan persenjataan lengkap antiteror diturunkan satu persatu dari perut pesawat Hercules di beberapa titik landasan Iswahyudi tanpa diketahui para teroris yang membajak pesawat Boeing 737 milik maskapi Aostra Lines yang membawa 10 orang delegasi World Economic Forum dari negara Aostra, (Senin, 7/7).
Ketika pasukan antiteror sedang mempersiapkan diri, salah satu penumpang ditembak mati oleh teroris. Tindakan itu diambil untuk menunjukan keseriusan pasukan antiteror meminta rekan-rekan mereka yang dipenjara dibebaskan dan pesawat Boeing 737 segera diperbaiki oleh teknisi serta diisi bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan.
Dengan pergerakan yang cepat, puluhan pasukan anti teror yang berseragam serba hitam mendekati pesawat Boeing 737 dengan menggunakan empat kendaraan taktis. Dalam tempo yang singkat, pesawat Boeing 737 dapat diamankan beserta seluruh sandera dibebaskan dan para teroris pun diamankan.
Pembajakan dan operasi pembebasan pesawat Boeing 737 ini adalah dalam rangka Latihan Penanggulangan Teror TNI Siaga Nusantara tahun 2014 yang disaksikan Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, Kasal, Kasau, Wakasad dan pejabat teras TNI lainnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: