Dijelaskan Iqbal bahwa pada 2 Desember lalu, buruh sekadar mengambil momentum doa bersama. Tidak ada rencana aksi di depan Kompleks Parlemen.
Iqbal juga membantah buruh memiliki agenda selain tentang pengupahan, apalagi upaya makar. Ia juga mengaku hanya kenal dengan satu tersangka kasus dugaan makar, yaitu Ratna Sarumpaet.
Iqbal juga telah melaporkan beredarnya gambar bagan yang mencantumkan dirinya dan sejumlah tersangka dugaan makar terhubung dalam satu aliran dana.
Kata Iqbal, dana untuk aksi selama ini berasal dari kantong para anggota organisasi buruh.
"Ini pasti rekayasa," ujarnya seperti diberitakan
RMOLJakarta.com.
Adapun Iqbal melaporkan soal beredarnya gambar bagan tersebut ke Polda Metro Jaya pada 13 Desember lalu.
Hari ini, penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Rusdi terkait kasus dugaan makar. Belum diketahui untuk kasus siapa Rusdi diperiksa. Sebelum memeriksa Rusdi, polisi telah memeriksa Iqbal pada 13 Desember 2016.
[ian]
BERITA TERKAIT: