Hadiri Deklarasi Dewan Buruh Pelabuhan, Wamenham Merasa Dejavu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Jumat, 13 Februari 2026, 00:41 WIB
Hadiri Deklarasi Dewan Buruh Pelabuhan, Wamenham Merasa Dejavu
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto menghadiri deklarasi pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia (DBPI) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto mengaku memiliki kedekatan emosional dengan gerakan buruh dan merasa bernostalgia dengan masa perjuangan era Orde Baru.

Hal ini dikatakan Mugiyanto saat menghadiri deklarasi  pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia (DBPI) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis 12 Februari 2026.

“ini kesempatan yang luar biasa, ibarat bahasa dejavu, rasanya seperti kembali lagi mungkin hampir 30 tahun yang lalu," kata Mugiyanto.

Mugiyanto mengatakan, era pemerintahan Prabowo Subianto, buruh mendapat perhatian dan pengakuan lebih besar dari negara.

"Gerakan buruh mendapatkan privilage yang luar biasa dari pemerintah," kata Mugiyanto.

Keistimewaan tersebut adalah, Presiden Prabowo Subianto hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2025 di Monas, Jakarta Pusat.

"Saya pikir ini salah satu pencapaian, ini bentuk rekognisi, bentuk pengakuan pemerintah atas kaum buruh Indonesia,” kata Mugiyanto.

Sementara itu, Ketua Umum FSP BUMN Bersatu Arief Poyuono menilai Indonesia beruntung memiliki Presiden Prabowo Subianto yang  berpihak kepada buruh.

"Karena belum ada presiden dalam catatan di Indonesia yang mau menaikan upah buruh atau upah buruh minimum nasional hingga 6,5 persen," kata Arief.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA