Kejuaraan Nasional (Kejurnas) balap motor
sportbike ini bukan sekadar ajang adu cepat biasa. Event ini menjadi kawah candradimuka pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda agar mampu menembus panggung
motorsport internasional.
Tak main-main, sebanyak 106 pembalap dari seantero negeri ambil bagian dalam enam kelas bergengsi yang dipertandingkan, yakni National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), Indonesia Junior Talent Cup (IJTC), Underbone 150, dan Junior Sport 250 U-18.
Satu yang mencuri perhatian adalah kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC),
rebranding dari kelas Junior Sport 150 U-15. Kelas ini dipasang sebagai fondasi utama pembinaan dini pembalap cilik Indonesia.
Demi mendongkrak kualitas, putaran kedua ini langsung mengadopsi regulasi ketat standar internasional milik Federation Internationale de Motocyclisme (FIM). Mulai dari sanksi dua kali
long lap penalty bagi pembalap yang nekat
jump start, penambahan jumlah lap di kelas NS250 menjadi 12 lap, hingga aturan teknis kendaraan yang mengacu pada regulasi IMI.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menegaskan, investasi olahraga otomotif ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan membentuk karakter, disiplin, dan mental petarung bagi generasi muda.
"Pertamina Mandalika Racing Series merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan motorsport Indonesia. Kami ingin menghadirkan wadah kompetisi profesional agar pembalap muda memiliki mental bertanding sesuai standar internasional," ujar Baron dalam keterangannya, Minggu, 21 Juni 2026.
Baron menambahkan, dukungan ini adalah bagian dari komitmen besar perusahaan dalam menggerakkan potensi kepemudaan lewat prestasi, sejalan dengan semangat
Energizing Indonesia.
Senada, Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola mengungkapkan bahwa penerapan standar FIM sengaja dilakukan sejak dini agar para pembalap lokal tidak gagap saat naik kelas ke level dunia.
"Kami bersama PRIDE Motorsport, ITDC, dan IMI mengadopsi regulasi standar FIM. Harapannya, saat mereka melaju ke kejuaraan level internasional, mereka sudah langsung bisa beradaptasi dan siap berprestasi hingga tingkat dunia," tegas mantan pembalap nasional tersebut.
Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung bibit-bibit juara ini beraksi, penyelenggara membuka Grand Stand A Sirkuit Mandalika secara gratis, atau bisa ditonton secara
live streaming melalui kanal YouTube Mandalika Racing Series dan TheMandalikaGP.
BERITA TERKAIT: