Ngaku Cedera, Federer Bantah Jiper Ketemu Nadal

Tenis ATP Tour

Senin, 30 Juli 2018, 10:12 WIB
Ngaku Cedera, Federer Bantah Jiper Ketemu Nadal
Foto/Net
rmol news logo Roger Federer dituding ingin menghindari pertemuan dengan Rafael Nadal usai mundur dari Rogers Cup 2018. Maestro tenis asal Swiss itu punya alasan tersendiri.

Sejak dua tahun terakhir, Federer memang pilih-pilih turnamen mengingat usianya yang telah mencapai 36 tahun. Federer tidak lagi tampil di musim tanah liat, yang kurang menguntungkan bagi dirinya dan didominasi Nadal.

Di sisi lain, Nadal telah kem­bali ke performa terbaik setelah mengalami kesulitan akibat ced­era sejak 2015. Meski terhenti di semifinal Wimbledon, petenis kidal Spanyol itu sukses men­juarai Prancis Terbuka untuk kesebelas kalinya.

Kedua petenis belum lagi saling bertemu sejak Shanghai Masters 2017. Ada harapan Federer dan Nadal saling berduel lagi di Rogers Cup, yang dimulai pada 6 Agustus. Namun, peraih 20 gelar Grand Slam ini justru mundur.

Padahal turnamen akan diikuti oleh petenis-petenis top lainnya seperti Novak Djokovic, juara bertahan Alex Zverev, Juan Martind del Potro, Marin Cilic, bahkan Andy Murray yang lama absen karena cedera. Meski begitu, Federer menegaskan dirinya semata ingin melindungi fisiknya.

"Bagiku, ini tentang sesuatu yang lebih daripada duel-duel melawan Nadal; ini berarti kes­ehatan dan kegembiraan dalam tenis. Tujuan utamaku adalah memenangi banyak gelar: itu­lah mengapa angka-angka dan rekor-rekor nomor dua," kata Federer di Daily Express.

"Terasa spesial bagiku, secara pribadi, berada di dalam sejarah dari olahraga favoritku. Saat masih bocah, aku tidak pernah terpikir aku akan masuk buku rekor," sambung pemilik rekor terbanyak titel Grand Slam ini.

"Tujuanku saat itu adalah agar bisa menjadi petenis sebaik mungkin, berharap berada di panggung-panggung terbesar dunia, mungkin berjumpa den­gan idola. Dan ya, mengangkat trofi tapi tidak untuk mencapai angka-angka itu," tambahnya.

"Itulah mengapa kegembi­raanku di dalam tenis tetap masih besar karena di dalam diriku aku selalu memijak bumi, aku tahu: ini tidak wajar, ini tidak nyata. Tapi aku menerimanya dan aku menganggapnya sebagai tan­tangan untuk mempertahankan titel-titel juara atau mengangkat beberapa trofi," Federer menyu­dahi. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA